Thursday, May 31, 2018

Cara Merawat Burung Murai Batu Muda Mutan Agar Cepat Gacor dan Jinak


Halo semuanya jumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan memberikan tips and trick cara membuat murai batu cepat gacor meskipun muda hutan. Sebagai pemula kita wajib tahu jenis burung murai batu yang dijual di pasaran, hal itu masih belum saya tulis untuk beberapa jenis burung murai batu, tapi apapun burung murai batu yang anda miliki itu adalah ciptaan tuhan yang wajib dijaga dan dilestarikan. Nah anda pasti penasaran, bagaimana cara merawat murai batu muda hutan supaya tidak mati, cepat adaptasi, cepat jinak, dan cepat gacor? Untuk merawat murai batu muda hutan, setidaknya anda perlu melakukan perawatan sebagaimana berikut:
Gantung di tempat yang tenang
Murai batu muda hutan masih sangat liar dan stres berat, tentu saja tidak boleh langsung digantung di depan rumah. Apalagi jika rumah anda dengat dengan jalan (raya), tentu saja semakin tidak disarankan. Sebab, hal ini bisa membuat burung murai batu muda hutan anda semakin stres sehingga semakin sulit untuk dijinakkan, apalagi untuk bisa bertahan hidup. Untuk itu, tempatkan tempatkan murai batu muda hutan anda di ruangan yang tenang, jauh dari keramaian manusia dan kendaraan. Jauhkan pula dari keramaian burung-burung anda lainnya yang fighter dan suara-suara lain yang bisa mengagetkan.
Karantina terlebih dahulu
Nah, jika anda sudah memilih tempat tersebut sebagai ruangan untuk menyimpan burung murai batu muda hutan anda, sangat disarankan untuk tidak dipindah-pindah terlebih dahulu selama beberapa waktu. Tujuannya adalah supaya burung murai batu muda hutan anda benar-benar merasa tenang sehinga tingkat stres burung berkurang. Saran saya adalah tempatkan burung murai batu di temapt yang dekat dengan kamar mandi karena suara air dapat menurunkan tingkat stres brung tersebut.
Saat anda tiba di rumah, burung murai batu muda hutan anda sebaiknya jangan langsung diumbar karena burung pada umumnya masih stres dan trauma berat.  Karenanya, gunakan kerodong selama satu minggu atau lebih tergantung karakter burung murai anda. Selama masa karantina, sebaiknya burung murai baru tidak perlu dimandikan. Karenanya, jangan sampai anda risau jika melihat burung kusam apalagi kutuan. Biarkan saja, yang penting burung murai batu muda hutan anda bisa tenang dan sehat terlebih dahulu. Apabila anda ingin memandikan dan menjemur burung murai batu anda, lakukan hal tersebut di pagi hari karena embun pagi bisa merangsang burung tersebut untuk berkicau dan cahaya matahari masih belum terik.
Pengevoran (mengajari makan voer)
Ketika burung murai batu muda hutan anda sudah agak tenang, pengepuran baru boleh dilakukan. Dan menganai bagaimana cara mengepurkan burung murai batu muda hutan anda? Caranya adalah dengan mencampur voer dengan air sampai voer tersebut lumer/setengah encer barulah campurkan kroto dengan takaran yang pas dengan murai batu, berikanlah itu setiap hari sampai burung anda merasa terbiasa dan anda mengurangi takaran krotonya sampai burung tersebut dapat dengan lahap menyantap voer kering.
Mengajari mandi
Setelah burung murai batu muda hutan anda ngevor dan tingat stres juga sudah mereda, saatnya memulai mengajari burung murai batu mandi. Pada tahap awal, anda bisa mengajari mandi dengan cara memasukkan cepuk besar (biasanya dipakai untuk cepuk ayam) ke dalam sangkar. Selanjutnya, tunggu beberapa waktu hingga burung burung murai batu muda hutan anda mandi sendiri atau anda bisa menyemprotkan air dengan halus ke badan murai batu tersebut, hal ini sangat berguna untuk membiasakan burung murai batu mandi.
Penjinakan
Selanjutnya, lalukan penjinakan supaya burung bisa lebih cepat gacor. Caranya, anda bisa menaruh sangkar murai batu muda hutan di lantai. Saat anda melakukan aktivitas, taruh di dekat anda. Begitu juga saat anda memberikan makan, taruh di lantai supaya burung lebih cepat beradaptasi. Jika murai batu muda hutan anda sudah mulai tenang, saatnya mulai mengenalkan lingkungan barunya. Keluarkan burung dari rumah dan kenalkan dengan keramaian secara bertahap.
Proses penjinakan burung batu dengan mengasah mentalnya
Pemasteran
Pemasteran bisa dilakukan setelah burung murai batu muda hutan benar-benar sudah bisa beradaptasi dengan manusia dan lingkungan barunya. Burung bisa langsung diperdengarkan suara burung cililin atau burung kenari tergantung karakter suara burung anda dengan posisi burung sambil dikerodong. Setelah masuk, anda bisa memilih suara master lainnya sesuai dengan yang anda inginkan. Namun begitu, sering kali murai batu muda hutan sudah mempunyai suara isian yang bagus-bagus seperti cililin dan tengkek buto. Hal ini disebabkan karena di hutan, burung-burung master andalan itu masih banyak sehingga murai batu langsung termaster dengan sendirinya.
Demikian artikel yang dapat saya sampaikan, selamat mencoba. Salam satu hobby, cuit cuit cuit cuit..

No comments:

Post a Comment

Bagaimana pendapatmu tentang tulisan ini?

Populer

Begini caranya menyelamatkan diri ketika Tsunami

Pengertian Tsunami dan proses terjadinya Tsunami sendiri terdiri atas dua suku kata yakni “tsu” yang berarti pelabuhan dan “nami” yang...