Halo semuanya jumpa lagi
dengan saya, kali ini saya akan memberikan tips and trick cara membuat murai
batu cepat gacor meskipun muda hutan. Sebagai pemula kita wajib tahu jenis burung
murai batu yang dijual di pasaran, hal itu masih belum saya tulis untuk
beberapa jenis burung murai batu, tapi apapun burung murai batu yang anda
miliki itu adalah ciptaan tuhan yang wajib dijaga dan dilestarikan. Nah anda
pasti penasaran, bagaimana cara merawat murai batu muda hutan supaya tidak
mati, cepat adaptasi, cepat jinak, dan cepat gacor? Untuk merawat murai batu
muda hutan, setidaknya anda perlu melakukan perawatan sebagaimana berikut:
Gantung
di tempat yang tenang
Murai batu muda hutan
masih sangat liar dan stres berat, tentu saja tidak boleh langsung digantung di
depan rumah. Apalagi jika rumah anda dengat dengan jalan (raya), tentu saja
semakin tidak disarankan. Sebab, hal ini
bisa membuat burung murai batu muda hutan anda semakin stres sehingga semakin
sulit untuk dijinakkan, apalagi untuk bisa bertahan hidup. Untuk itu, tempatkan
tempatkan murai batu muda hutan anda di ruangan yang tenang, jauh dari
keramaian manusia dan kendaraan. Jauhkan pula dari keramaian burung-burung anda
lainnya yang fighter dan suara-suara lain yang bisa mengagetkan.
Karantina
terlebih dahulu
Nah, jika anda sudah
memilih tempat tersebut sebagai ruangan untuk menyimpan burung murai batu muda
hutan anda, sangat disarankan untuk tidak dipindah-pindah terlebih dahulu
selama beberapa waktu. Tujuannya adalah supaya burung murai batu muda hutan
anda benar-benar merasa tenang sehinga tingkat stres burung berkurang. Saran
saya adalah tempatkan burung murai batu di temapt yang dekat dengan kamar mandi
karena suara air dapat menurunkan tingkat stres brung tersebut.
Saat anda tiba di rumah,
burung murai batu muda hutan anda sebaiknya jangan langsung diumbar karena
burung pada umumnya masih stres dan trauma berat. Karenanya, gunakan kerodong selama satu minggu
atau lebih tergantung karakter burung murai anda. Selama masa karantina,
sebaiknya burung murai baru tidak perlu dimandikan. Karenanya, jangan sampai
anda risau jika melihat burung kusam apalagi kutuan. Biarkan saja, yang penting
burung murai batu muda hutan anda bisa tenang dan sehat terlebih dahulu. Apabila
anda ingin memandikan dan menjemur burung murai batu anda, lakukan hal tersebut
di pagi hari karena embun pagi bisa merangsang burung tersebut untuk berkicau
dan cahaya matahari masih belum terik.
Pengevoran
(mengajari makan voer)
Ketika burung murai batu
muda hutan anda sudah agak tenang, pengepuran baru boleh dilakukan. Dan
menganai bagaimana cara mengepurkan burung murai batu muda hutan anda? Caranya adalah
dengan mencampur voer dengan air sampai voer tersebut lumer/setengah encer
barulah campurkan kroto dengan takaran yang pas dengan murai batu, berikanlah
itu setiap hari sampai burung anda merasa terbiasa dan anda mengurangi takaran
krotonya sampai burung tersebut dapat dengan lahap menyantap voer kering.
Mengajari
mandi
Setelah burung murai batu
muda hutan anda ngevor dan tingat stres juga sudah mereda, saatnya memulai
mengajari burung murai batu mandi. Pada tahap awal, anda bisa mengajari mandi
dengan cara memasukkan cepuk besar (biasanya dipakai untuk cepuk ayam) ke dalam
sangkar. Selanjutnya, tunggu beberapa waktu hingga burung burung murai batu
muda hutan anda mandi sendiri atau anda bisa menyemprotkan air dengan halus ke
badan murai batu tersebut, hal ini sangat berguna untuk membiasakan burung
murai batu mandi.
Penjinakan
Selanjutnya, lalukan penjinakan
supaya burung bisa lebih cepat gacor. Caranya, anda bisa menaruh sangkar murai
batu muda hutan di lantai. Saat anda melakukan aktivitas, taruh di dekat anda.
Begitu juga saat anda memberikan makan, taruh di lantai supaya burung lebih
cepat beradaptasi. Jika murai batu muda hutan anda sudah mulai tenang, saatnya
mulai mengenalkan lingkungan barunya. Keluarkan burung dari rumah dan kenalkan
dengan keramaian secara bertahap.
Proses penjinakan burung batu dengan mengasah mentalnya
Pemasteran
Pemasteran bisa dilakukan
setelah burung murai batu muda hutan benar-benar sudah bisa beradaptasi dengan
manusia dan lingkungan barunya. Burung bisa langsung diperdengarkan suara
burung cililin atau burung kenari tergantung karakter suara burung anda dengan
posisi burung sambil dikerodong. Setelah masuk, anda bisa memilih suara master
lainnya sesuai dengan yang anda inginkan. Namun begitu, sering kali murai batu
muda hutan sudah mempunyai suara isian yang bagus-bagus seperti cililin dan
tengkek buto. Hal ini disebabkan karena di hutan, burung-burung master andalan
itu masih banyak sehingga murai batu langsung termaster dengan sendirinya.
Demikian artikel yang
dapat saya sampaikan, selamat mencoba. Salam satu hobby, cuit cuit cuit cuit..
No comments:
Post a Comment
Bagaimana pendapatmu tentang tulisan ini?